loading...
Lina Novita, Legal Consultant 4Play/Alexis secara tegas mengatakan kliennya tidak pernah mengeluarkan statement tentang pengakuan bersalah atas praktik prostitusi dalam bentuk video maupun lisan. Lina menegaskan, jika ada pengakuan bersalah dalam bentuk lisan atau video, bukan dari pihak manajemen Alexis seperti yang disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan, pekan lalu.
"Mengingat tindakan yang ada dalam video yang beredar tersebut tidak sesuai dengan SOP perusahaan kami. Sehingga apabila tindakan di video yang beredar tersebut dilakukan oleh staf/karyawan 4Play, maka sudah pasti pihak kami akan mengambil tindakan tegas terhadap yang bersangkutan," tegas Lina di Jakarta, Senin (12/2).
"Kami tidak pernah membuat pengakuan bersalah terkait adanya praktik prostitusi di tempat kami (4Play), kami menyesalkan adanya video yang beredar dari rekan media tanpa adanya klarifikasi ke pihak kami terlebih dahulu," sambung Lina.
Terkait Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pihak Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta, kata Lina, kliennya tak pernah mendapat undangan apapun dari pihak Pemprov. Jadi, lanjut dia, bagaimana BAP tersebut bisa dianggap legal jika belum pernah didengarkan keterangannya.
"Pihak kami tidak pernah merasa membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan apabila ada keterangan dari pihak kami maka hal tersebut bukanlah hasil berita acara pemeriksaan (BAP) yang dimaksudkan untuk bukti hukum," ungkap Lina.
Menanggapi hal itu, Anies hanya menjawab singkat. "Nanti saya kasih BAP aja. Biar gampang," singkat Anies di Bendung Katulampa.
Namun, mantan Menteri Pendidikan ini belum memutuskan untuk menutup 4Play/Alexis. Namun, dia hanya menjelaskan semuanya harus sesuai aturan yang ada. "Ya sesuai aturan," ucapnya.
0 Response to "Anies versus Alexis memanas"
Posting Komentar